Cute Rocking Baby Monkey PEMILAHAN SAMPAH DAN PENCEGAAHAN TERHADAP PEMBAKARAN SAMPAH | Sitimasruroh.com

Total Tayangan Halaman

Diberdayakan oleh Blogger.
RSS

BIOLOGI

BIOLOGI

PEMILAHAN SAMPAH DAN PENCEGAAHAN TERHADAP PEMBAKARAN SAMPAH



PEMILAHAN SAMPAH DAN PENCEGAAHAN TERHADAP PEMBAKARAN SAMPAH

Saat ini masalah yang sangat sulit untuk diatasi adalah masah tentang sampah yang berserakan dimana-mana. Terutama didaerah sekitar kampus UNEJ, dihalaman jika kita lihat banyak sekali sampah-sampah terutama sampah plastik berserakan dimana-mana, hal diakibatkan karena kurangnya kepedulian mahasiswa terhadap kebersihan lingkungan, terutama dilingkunan sekitar mereka belajar. Mereka tidak sadar jika hal itu terus dilakukan maka akan mengakibatkan pencemaran tanah, sebab sampah-sampah plastik yang berserakan lama-lama akan menumpuk dan tidak dapat diuraikan, hal itulah yang membuat tanah menjadi tercemar. Tanah tidak akan subur seperti dahulu, sehingga tanaman akan sulit tumbuh subur. Dengan adanya permasalah tersebut maka perlu adanya suatu usaha untuk mengurangi pencemaran di lingkungan sekitar kampus yaitu diantaranya diadakannya pemilahan sampah dan pencegahan pembakaran sampah. Pencegahan pembakaran ini sangat perlu untuk mengurangi polusi udara.
Pemilahan sampah ini dilakukan agar sampah tidak banyak yang tertimbun. Dengan memilah sampah, maka timbunan sampah akan terkurangi. Kita dapat memilah sampah menjadi dua macam, yaitu sampah organik dan sampah anorganik. Sampah organik merupakan sampah yang dapat terurai dengan mudah dalam tanah. Contoh dari sampah organik yaitu sisa – sisa sayuran, daun – daun yang berguguran, dan lain – lain. Sampah anorganik merupakan sampah yang sulit terurai dalam tanah. Contoh sampah anorganik yaituu sampah plastik, sampah kaleng, dan lain – lain. Sampah organik dapat digunakan sebagai kompos. Sedangkan sampah anorganik dapat dimanfaatkan untuk kerajinan, dapat di daur ulang menjadi macam – macam mainan, hiasan dan lain – lain.  Masing – masing sampah, baik organik maupun anorganik harus disediakan 2 tempat sampah, misalnya tempat sampah yang berwarna hijau dan biru. Tempat sampah yang bewarna hijau untuk sampah organik sedangkan tempat sampah yang berwarna biru untuk sampah anorganik. Dengan begitu, maka sampah – sampah akan dapat dengan mudah dikelompokkan untuk dimanfaatkan lagi sehingga sampah – sampah akan dapat terkurangi. Dengan berkurangnya sampah, maka kampus Universitas Jember ini akan menjadi asri dan tidak tercemar.
Pembakaran sampah juga mengakibatkan polusi udara serta semakin bertambahnya gas-gas Co2 yang akan membuat bumi kita terasa sangat panas. Jika hal itu terus berlanjut dan tidak ada penanganan segera maka akan membuat terjadinya Global worming. Salah satu proses terjadinya yaitu saat gas CO2 menumpuk di atmosfer maka panas yang terpancar dari sinar matahari akan amuk kebumi dengan melalui atmosfer terlebih dahulu, lalu karena dibawah lapisan atmosfer banyak menumpuk gas CO2 maka cahaya harus membutuhkan energi besar untuk dapat menembus gas CO2 tersebut hingga akhirnya dapat menembusnya. Dengan begitu cahaya atau panas masuk ke bumi lalu sebagian diserap dan sebagian yang lain dipantulkan kembali ke atmosfer, namun karena terhambat oleh lapisan CO2 panas yang dipantulkan bumi tidak dapat menembus gas CO2 tersebut, sebab energinya telah berkurang hingga akhirnya panas dipantulkan kembali ke bumi dan menyebabkan bumi menjadi panas, dan sekarang lebih dikenal dengan istilah Global Worming. Jika keadaan tersebut terus berlanjut maka es yang ada di kutub akan mencair dan akan menggenangi wilayah daratan, hal tersebut sangat membahayakan, untuk itu kita perlu mengurangi kegiatan yang dapat meningkatkan gas  CO2.

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

0 komentar:

Posting Komentar